Senin, 02 September 2013

Be Delayed

Delayed sama dengan Tertunda
Berjuta makna dari dua kata sama arti itu, yaa seperti kehidupan ini. Pasti ada yang tidak sesuai yang kita inginkan. Aku sadar itu.
Seperti jalannya hidupku akhir-akhir ini, banyak sekali yang aku inginkan tidak aku dapatkan. sakit, sedih, kecewa,kesal, PASTI.air yang jatuh dibalik kelopak mata ini tak tertahankan, bukannya cengeng, tapi udah sangat lelah, hanya ingin mengurangi rasa lelah itu sedikit, dan jatuhla air mata membasahi pipi ini,
Masa Depan dua kata dalam satu kalimat minim, membuat banyak orang pusing, bingung, galau kah, stress, bahkan rumit memikirkan dua kata satu kalimat itu. Aku pun juga begitu. Masa depan, emang kejadiannya tidak sekarang, perancangan hidup untuk menghadapi kedepannya, apakah akan tetap seperti masa sekarang ataukah akan berkembang lebih baik dari masa sekarang ?. Hanya kita yang bisa memilihnya. Kalau yang aku inginkan, mengembangkan lebih baik dari masa sekarang. Kemungkinan, akan sedikit delayed, dalam perjalananku, terutama dalam bidang perkuliahan tahun ini.
Senin, 2 September 2013 sekitar pukul satu siang aku menelpon salah satu universitas swasta, yang menjadi harapan terakhirku untuk masuk dibangku perkuliahan tahun ini. Untuk memastikan tahap akhir atau finalnya aku menjadi seorang mahasiswi disana, titik akhir itupun seketika luntur, dimana mereka memberi tahukan bahwa aku tidak bisa menjadi mahasiswi beasiswa disana. Sumpah, hati ini sakit, kecewa, kesal, campur aduklah, susah mau bilang bagaimana lagi, YA ! aku tertunda sementara untuk menyandang status MAHASISWI tahun ini. rasanyaaaa...cuma bisa berserah diri kepada-NYA. Mungkin Allah SWT mempunyai jalan lain buat aku tahun ini. Allah selalu punya jalan terbaik buat hamba-hambanya.
Setelah melalului beberapa atau sedikit banyak keinginanku yang tertunda, membuat aku menjadi lebih dewasa menghadapi semua ini. Jujur, aku lebih tegar tidak lagi merengek-rengek, menangis, atau apalah itu, yang aku lakuin ketika aku gagal dalam sesuatu. sekarang lebih tegar Allah sudah berhasil membuat aku lebih dewasa.Sangat lelah sungguh lelah.
Aku yakin Allah punya jalan yang indah buat umatnya yang tegar, istiqomah, tawakal, sabar, selalu berusaha, dan tidak lupa akan berdoa kepada-Nya. Aku akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dewasa dalam menyikapi dunia yang keras dan penuh tantangan ini, karena aku yakin Allah selalu merangkulku dan mengajakku untuk berbuat yang lebih baik.
Aku sangat berterima kasih dan bersyukur kepanda-Nya, telah memberikanku keluarga yang selalu menyemangatiku saat aku jatuh, teman-teman yang selalu pengertian terhadapku. Hidup di tengah-tengah mereka mmbuat aku bersyukur atas nikmat-Nya.
Harapanku yang mungkin hanya delayed  sementara ini, akan diwujudkan lebih baik sama Allah SWT.
Aku yakin itu.