Rabu, 14 Agustus 2013

Don't Have Tittle, Chapter 2

Entah apa yang sedang ada dalam benakku ini, entah apa yang sedang aku pikirkan, akupun tidak tahu. Menjelaskannya pun rumit, masalah yang sedang dipikirkan pun tidak tahu. Mungkin bisa disebut semacam bimbang atau sesak atau yang trendnya galau kah ??.
Penjabaran tentang semuanya.
Bingung menulis kata-kata yang gimana ya, yang jelas hati ini sangat sesak tak karuan sedang memikirkan apa, yang punya hati aja bingung. Mengenai tentang masa depan aku mulai bisa menerima semua kenyataan yang ada, walaupun sering kali tangis bisu itu ingin aku tumpahkan, tapi aku masi bisa menahannya. Hmmm...hidup ini sebenarnya gampang sih, tapii yaa setiap orang punya jalan dan caranya masing-masing untuk menghadapinya. Seperti aku, aku ingin menghadapi hidup ini dengan santai tapi terarah dan terorganisasi, kadang aku membuat hidup ini menjadi rumit sendiri, Kenapa ?? aku saja tidak tahu, mungkin sifatku yang selalu susah melupakan dan memikirkan hal-hal yang terjadi dalam hidupku, yaa seperti pendidikan mungkin. Sudahla.. membahas tentang pendidikanku tak akan ada habisnya. Aku berharap semoga Allah SWT memberikan yang terbaik untukku tahun ini O:).
Aku mempunyai seorang teman, tidak akrab-akrab bener tapi lumayan deketlah kami ketemu tanpa sengaja, dunia ini begitu sempit ya ??yaa, begitu sempit mungkin. perkenalan tanpa direncanakan itu, mempertemukan kami dalam satu gedung pendidikan yang sama, mungkin Allah punya alasan kenapa kami bisa bertemu, setiap pertemuan mempunyai makna.Hmm pertama melihatnya sepertinya yaa orang ini biasa aja tapi emang sih teman aku itu cepat bergaulnya, tak disangka ternyata dia itu pinter bener dan sangat aktif dalam kegiatan. Sekarang mungkin aku lihat sikapnya sudah agak berubah lebih kalem tapi emang aslinya emang kalem sih, tapii bedaa lebih tepatnya dewasa, apa mungkin pengaruh pergaulan kuliahnya di luar daerah ?? bisa jadi. Dia juga lebih anggun, aduhh pokoknya enak bener liat bahasa tubuhnya. Pantes, seorang laki-laki, sangaatttt menyukai dan mengejar menarik perhatian temanku itu, apakah setiap laki-laki senang wanita yang mempunyai bahasa tubuh yang anggun seperti temanku itu ?? mungkin yaa, mungkin juga tidak, kebanyakan sih iya.Aku merasakan iri sedikit dengan temanku itu, bisakah sikapku kayak dia ?? entahla. Seharusnya aku menerima dan menjadi diriku sendiri, sedikit berubah menjadi lebih baik kayak dia tidak masalah mungkin.
Masih banyak sih yang ingin aku tulis tapi bingung untuk menyusun kata-kata yang pas.

Keep In My World :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar