Aku nggak tahu harus bercerita mulai dari man. Hari demi hari, minggu demi minggu, dan bulan demi bulan sudah dilewati. Sampai pada akhirnya, titik jenuh ini tidak bisa aku tahan lagi sepertinya, sakit ? sesak ? iri ? galau ? ngerasain di phpin ? Sudah menggulung seperti benang kusut yang susah diluruskan lagi dan harus mempunyai waktu yang lama untuk memperbaikinya.
Aku udah cukup lelah menghadapi siksa batin seperti ini, aku ingin tenang, aku ingin tidak merasakan seperti sekarang ini, aku capek, capek sekali. Ingin berbagi cerita dengan teman, tapi percuma menjelaskan kepada mereka, toh akupun tidak mengerti rasa apa yang mehinggapi aku sekarang. Rasa yang tidak jelas yang sudah memuncak, aku malu mengakuinya. Apa aku sedang berpikir bagaimana nasib cintaku untuk sekarang ?. Ya Tuhan aku tahu kau sudah mengatur segalanya, aku yakin itu, Engkau akan mempertemukan aku dengan seseorang yang menurutMu tepat untuk diriku yang tidak sempurna sepertiMu.
Tapi kadang rasa iri, ingin mempunyai sesosok pria yang bisa disebut pacar pun sering terlintas dipikiran ini. Ketika melihat teman-temanku yang lain bercerita tentang pacar mereka masing-masing, bercerita tentang bagaimana perhatiannya pacar mereka, melihat mereka dijemput seorang pria spesial bagi mereka, ketika pulang kuliah sore, sedangkan aku masih setia dijemput oleh kendaraan umum sampai sekarang, tidak masalah.
Bagaimana ya menjelaskannya, aku ingin merasakan apa itu pacaran, mungkin kata ini agak sedikit frontal Why Not ?? "This is My World". Biarlah aku mel;uapi seluruh rasa yang tidak mengenakan hati ini, mengurangi sedikit beban pikiran dari masalah itu.
Aku tidak bisa berbicara apa-apa lagi tentang it.
Aku yakin Sang-Pencipta Allah SWT udah mengatur jodoh yang terbaik bagiku, mungkin bukan untuk waktu-waktu sekarang, mungkin untuk waktu yang akan datang.dengan cara yang masih dirahasiakan-Nya, semoga rencanaNya sungguh indah.
Dan, ya Allah tolong hilangkan rasa tidak mengenakan ini dari fikiranaku. Aku hanya ingin bisa mengutamakan pelajaran, membuat orang tuaku bangga.
:)
Aku udah cukup lelah menghadapi siksa batin seperti ini, aku ingin tenang, aku ingin tidak merasakan seperti sekarang ini, aku capek, capek sekali. Ingin berbagi cerita dengan teman, tapi percuma menjelaskan kepada mereka, toh akupun tidak mengerti rasa apa yang mehinggapi aku sekarang. Rasa yang tidak jelas yang sudah memuncak, aku malu mengakuinya. Apa aku sedang berpikir bagaimana nasib cintaku untuk sekarang ?. Ya Tuhan aku tahu kau sudah mengatur segalanya, aku yakin itu, Engkau akan mempertemukan aku dengan seseorang yang menurutMu tepat untuk diriku yang tidak sempurna sepertiMu.
Tapi kadang rasa iri, ingin mempunyai sesosok pria yang bisa disebut pacar pun sering terlintas dipikiran ini. Ketika melihat teman-temanku yang lain bercerita tentang pacar mereka masing-masing, bercerita tentang bagaimana perhatiannya pacar mereka, melihat mereka dijemput seorang pria spesial bagi mereka, ketika pulang kuliah sore, sedangkan aku masih setia dijemput oleh kendaraan umum sampai sekarang, tidak masalah.
Bagaimana ya menjelaskannya, aku ingin merasakan apa itu pacaran, mungkin kata ini agak sedikit frontal Why Not ?? "This is My World". Biarlah aku mel;uapi seluruh rasa yang tidak mengenakan hati ini, mengurangi sedikit beban pikiran dari masalah itu.
Aku tidak bisa berbicara apa-apa lagi tentang it.
Aku yakin Sang-Pencipta Allah SWT udah mengatur jodoh yang terbaik bagiku, mungkin bukan untuk waktu-waktu sekarang, mungkin untuk waktu yang akan datang.dengan cara yang masih dirahasiakan-Nya, semoga rencanaNya sungguh indah.
Dan, ya Allah tolong hilangkan rasa tidak mengenakan ini dari fikiranaku. Aku hanya ingin bisa mengutamakan pelajaran, membuat orang tuaku bangga.
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar