Hallo my blog, apa kabarnya udah
lama ya aku nggak liat – liat kamu, pasti kamu sudah usang sekarang hehe. Maaf ya
baru bisa berkujung di malam akhir tahun ini, malam – malam di tahun 2014
kemarin aku busy sekali cielaaah.
Oh ya malem ini aku mau berbagi
cerita tentang apa aja yang udah aku alamin di tahun 2014, banyak sih tapi
kebanyakan lupa, maklum ya sudah mulai pelupa aku :’’ . Okeyy aku bakal
nyampein cerita – ceritanya nggak tau ya kalian bakal suka atau nggak. Aku nulis
ini harus melewati berbagai rintangan menghadang mulai dengan suara percon yang
mendentumdentum buat jantungan, ting dari BBM temen yang curhat, mengukir kata –
kata, menggapai bintang yang kena asap percon, dan….. stop !! ini sudah sangat lebay dan memuakan haha
-___-, langsung aja ya.
Kita review ke belakang
trengtrengtreng……
Awal Januari mungkin waktu itu aku masih sibuk dengan ujian semester satu
sibuk dengan segala pelajaran yang buat aku ingin terbang ke awan melihatnya
*eleh semester satu brooo helloww bayangin betapa dagdigdurbembumbimnya aku
ngadepin ujian akuntansi, dasar pemograman, dan pelajaran baru yang belum
pernah aku liat sebelumnya waktu putih abu – abu, apalagi akuntansi sama dasar
pemograman apaan itu rasanya migrant seketika main logika sama benda petak yang
katanya pinter diseluruh dunia you know lah what I mean dan akuntansi aduhh
pelajaran satu ini ngeliatnya aja udah horror banget secara seorang putri salju
kan anak lab yang mainannya sama senyawa- senyawa dulu waktu masih putih abu – abu, yang bener
aja dihadapkan sama akuntansi perfeksionis tentang keseimbangan balance antara
kredit dan debit hidup aku aja nggak seimbang antara hati dan dia *ups
sakitnyaa lagi ngeliat angka – angka yang fantastis cuma bisa meratapi mereka
tanpa memiliki kebayangkan betapa merananya hiks kok jadi ngelantur gini, pokoknya gitu deh
kejadian waktu januari lanjut aja ya ke februarinya.
Februari bulan dimana kata orang adalah bulan penuh cinta, bagi aku sihhh
biasa aja sampai ketemu sang pangeran itu. Awalan bulan ini masih suasana ujian
walaupun jurusan kami udah selesai dari januari akhir kalo nggak salah, tinggal
nunggu hasilnya aja entah tepat tanggal berapa nilai itu keluar aduhhh
nunggunya kerasa mau mati aja, garuk – garuk dinding, guling – guling dijalan,
manjat rumah, berubah jadi monster semua itu hanya fiktif belaka, aku tetap
menunggu nilainya seperti princess dan putri keraton, akhirnyaaaaa nilai keluar
yeee dan hasilnya sangat memuaskan jauh lebih baik dari yang dibayangkan dan
beasiswaku masih aman J. Seminggu sebelum semester dua kami harus mengisi
KRS yang ribetnya ampunnn dah setengah mampus tapi its oke aman – aman aja kok.
Dan masuklah kami di semester hari pertama masuk langsung dihadapkan sama mata
kuliah algoritma tapi dalam bentuk program, rasanya mau teriak “tolonggggg
keluarkan rapunzel dari menara jelek ini, dimana pangerann ?” yah sekirayna
gitu deh, jujur ya liat dosennya itu rasanya mau duduk paling belakang aja
paling sudut biar gak keliatan, ditambah lagi digabung sama jurusan lain mau
teriak lagi “masukkan aku ke dalam botol jin aladin aja, nggak sanggup melihat
kenyataan yang ada tuhan”, siangnya ketemu mata kuliah matematika ekonomi horror
juga nih tapi nggak jadi horror karena dosen yang baik hati :$. Hampir mendekati
seminggu melewati semester dua, dimana
hari sabtu harus ketemu lagi sama algoritma berbentuk program hellowww akhir
pekann broo ketemu yang begituan itu lebih serem dari terowongan Casablanca *jadul amat
filmnya*. Mau nggak mau, suka nggak suka kaki ini harus melangkah dipagi itu
menuju gedung biru yang eksotis seperti laut biru indah seperti langit yang
biru tajam seperti pewarna pakaian warna biru sakit seperti memar warna biru,
apalagi yang biru – biru yaa hewwww. Masih teringat jelas dalam benakku
uwouwooo…, sabtu yang suram dimana aku telat ke kampus terus ternyata sampai
sana salah kelas cuma satu kata ‘mampus’ -__-, waktu itu aku naik kelantai dua
dengan ogah – ogahan sampai di depan kelas langkahku terhenti, aku tak melihat
teman – temanku yang pe’ak disana aku bingung harus bagaimana uwouwooo.., dengan
cepat dan sigap handphone diambil dari tas dan langsung mencari nama – nama orang
pe’ak yang sangat aku sayangin tapi apa mau dikata pulsa sekarat, handphone
kumat lemotnya, paket data mau mampus mau teriak aja “penyihir tolong tusuk aku
dengan jarum beracunmu agar aku tertidur dan melewati hari suram ini”, aku sempat berfikir apa aku gak usah masuk aja
ya ? entah apa yang merasuki diriku, aku langsung melihat handphone kembali
dan melihat memo dan ternyata penyelamat itu datang aku baru ingat sempat
membuat jadwal kuliah di memo, dan ternyata kelas menegrikan itu ada di lantai
tiga !! dengan efek slow emotion aku menaikkin tangga yang curam itu menuju
kastil kegelapan paling ujung di sudut sebelah kiri, aku lelah aku tak sanggup
lagi menerima kenyataan ini uwouwoo aku telat, aku mengintip – ngintip ke pintu
yang tinggi dan melihat orang – orang pe’ak tersayang ada disana aku bahagiaa
sekali *ealahh, denga gerakan hati – hati aku membuka tirai pembatas antara aku
dan mereka dan apa yang aku dapatkan ? mereka melihatku semuanya wanita –
wanita pe’ak itu melihatku dan berkata “kemana aja, udah telat ini !!” begitu
sekiranya. Aku melangkah dari pintu ke meja seseorang entah darimana asalnya
dia dan bilang “maaf pak telat” dan dia hanya menjawab “ya”, dan aku bertanya
kepada salah satu pe’ak di sebelahku kondisinya itu kami duduk di depan sekali “siapa
dia, mana dosen kemarin ?” dan wanita itu hanya menjawab “nggak tau siapa, dia
belum memperkenalkan diri mungkin dosen baru atau pengganti sementara dosen
kemarin yang lagi sakit mungkin” dan aku menjawab “ohh”. Dalam hati aku
menjerit “tolong pangeran selamatkan aku
dan temani aku untuk menghadapi materi robot petak yang menyeramkan ini”. Dia
sang pangeran jenius.
Masuk bulan maret perkuliahan
berjalan lancar seperti biasa, aku sudah bisa mencoba beradaptasi dengan semua
materi yang diajarkan tidak ada kesulitan yang berarti walaupun sedikit –
sedikitlah, dan mata kuliah yang ngebuat aku ingin masuk ke botol jin aladin
sudah menjadi sepatu kaca indah milik Cinderella, yang didambakan semua
princess di dunia oalahh, pertolongan datang saat dibutuhkan thankyouuu God. Aku
lupa ya apa aja hal – hal yang udah aku lakuin di bulan maret tapi ada satu
hari tepatnya tanggal 14 maret 2014 salah satu wanita dari anggota pe’ak
bertambah umur dan semakin tua, siapa namanya ? secret r-a-h-a-s-i-a, acara yang kami buat gak terlalu meriah kok
biasa aja, cukup membuat basement kampus gempar seperti anak Krakatau memuntakan
buburnya iakss. Dan tepat di bulan ini juga dia, orang itu yang aku sebut 78
hari menemukan dambatan hatinya, dan mendengar itu kalian tau rasanya bagaimana
seperti air laut yang berubah hitam karena limbah seperti langit cearah yang berubah menghitam karena cuaca seperti
pakaian putih yang terkena luntur oleh pakaian warna hitam seperti luka yang
sudah menghitam karena tidak diobatin itu sakitnya luar biasa fantastis. Dan aku
mencoba melupakan orang itu sampai saat
ini mengubur semua kenangan yang dia lakukan selama 78 hari, dan sekarang aku
udah menutup buku semua tentang dia.
April moop kata spongebob gitu, bulan yang penuh kejahilan di dunia tapi
aku lupa pernah buat kejahilan apaan yaa. Seingat aku april ini udah mau masuk
ujian tengah semester “Oh tidakkk !!” hiks. Semuanyaa sibuk mempersiapkan diri
buat uts sama kami juga tingggal menghitung hari waktu itu. Dan hari pertama
uts pun tiba, yang diawali dengan pelajaran itu, dan juga diawali dengan salah
jadwal kebayangkan gimana salah jadwal ujian itu sperti induk Krakatau yang
meletus kalang kabut gak tau mau gimana bolak – balik dari lantai tiga ke empat
dari empat ke tiga tanpa efek slow emotion dosen bilang “ kerjain ini aja dulu “ dan kami berteriak “
yahh pak kami belum belajar yang ini, yahhh “ sekiranya gitu deh , dan sang
pangeran jenius itu berkata “ udah jangan nangis “ sekiranya juga gitu hehe. Dan
akhirnya ujian di pagi itu dibatalkan untuk jurusan kami dan diganti hari sabtu
kalo nggak salah dan kami harus ujian double pada hari tersebut, nggak apalah daripada
tetap dipaksain trus dapat nilai kecil pilih mana ? sabtu itu pun tiba dimana
otak dibuat mengeluarkan asap kayak petasan jam dua belas tadi OMG. Setelah selesai
sama ujian dengan robot petak, kami langsung lanjut dengan selembar kertas
bergaris yang besar itu dan membuat ntah apa itu hehe. Nggak terlalu susah sih cuma
sedikit membingungkan dan yang ngawasin ujian kami sang pangeran jenius, oh
tuhan betapa baiknya ciptaanmu satu ini, dia mendekat ke arahku dan bilang
sambil nunjuk kertas besar itu “ ini salah “ aku hanya bengong terdiam seperti
apalah gak tau lupa dan bilang “hah, boleh ganti kertas lagi ?” dengan wajah
yang penuh belas kasih, dia pergi dari sisiku uwouwooo beranjak ke singgahsananya
dan mengambil lembar kertas yang aku harapakan itu dan dia kembali ke sisiku
uwouwoo memberikan kertas itu dan aku mengucapkan “terimakasih” tanpa dia
menjawab dan berlalu lagi dari sisiku uwouwoo, dengan cepat seperti mobil yang
ada di fast and furious 6 aku membuat kembali ujian itu dan mengisinya
dengan lebih teliti, eh tiba – tiba mendekat lagi sang pangeran jenius ke
arahku langsung aja aku mengisyaratkan apa yang aku tulis dan dia melihat
kertas dan dia hanya mengangguk atau cuma “hmmm” sekiranya begitu, syukurlah
tidak ada lagi pengulangan.
Mei, apa yang yang istimewa di bulan ini ? kalo nggak salah sih banyak tanggal
merahnya dalam satu minggu hehe. Ada kok istemewanya, dimana dibulan ini adanya
kegiatan anggota gengs jurnalistik, acara waktu itu merupakan acara yang paling
seru dan paling ngebuat kulit aku belang selama seminggu kurang lebih, itu
sangat menyiksaaa, rasanya bumi seperti mau runtuh dan goyah uwouwoo, nggak
semangat ke kampus, mau dirumah aja perawatan atau nggak ke salon ngelakuin spa
tapi sayang itu nggak bisa terlealisasi. Pokoknya kegiatan gengs jurnalistik
bulan mei sangat seru nggak bisa dijelasin secara rinci karena udah lupa hehehe.
dan bulan mei ini nilai ujian tengah semester kami keluar tidak terlalu
buruklah walaupun dibandingkan semester satu kemarin lebih baik, dan insiden
ujian bulan april itu nilainya nggak terlalu jelek, standarlah.
Juni bulan penentuan semester dua, karena bulan ini ujian akhir semester akan segera
dimulai, semua mahasiswa/I sibuk mempersiapkan diri mereka, mengejar nilai
terakhir di semester ini begitupun juga aku, walaupun sebenernya usahaku kurang
maksimal jujur ya ini. Mendekati ujian akhir banyak sekali tugas besar yang
diberikan kepada kami yang tak berdaya ini, termasuk pelajaran sang pangeran
jenius. Aku lupa itu tugasnya bulan mei atau bulan juni, pokoknya tugas besar. Itu
ngebuat stress tingkat dewa ngerjainnya, persaingan terlihat dari blok A dan
blok B nggak ada yang mau bantuin kelompok kami ini yang isinya wanita pe’ak
semua tamat sudah riwayat kami sempat berpikir begitu sih. Sampai akhirnya
seorang kesatria datang dari negeri sebrang datang membantu putri – putri raja
yang kesusahan untuk menyelesaikan tugas mereka. Kesatria itu salah satu teman
dari teman putri raja. Kestaria menyelamatkan kami, dan sekarang kesatria itu
menghilang entah kemana. Tugas besar pun selesai tepat waktu dan itu rasanya
seneng bangettt, dan lupakan tentang tugas besar itu. Hari terkhir ujian pun
tiba dan itu jadwalnya sang pangeran jenius aku nggak mau mengecewakannya lagi,
dengan serius aku mengerjakan ujian itu dan akhirnya selesai sebagai orang
pertama dikelas itu, aku langsung keluar dan itu rasanya seperti baru menghirup
udara kebebasan. Aku duduk sendirian di depan kelas sambil menunggu putri – putri
pe’ak yang lain selesai mengerjakan, dan tiba – tiba sang pangeran jenius
keluar dari kastil sebelah aku dan dia mengobrol entah apa yang kami obrolkan
kalo nggak salah tentang ujian itu aku lupa hehe. Lagi seru- serunya salah satu
dari anggota blok B sudah selesai dan
mengganggu saja sok asik iuhhh. Sang pangeran jenius pun pergi meninggalkan putri
sendirian. Tak perlu waktu lama semuanya telah selesai mengerjakan ujian,
kemudian kami berbincang – bincang tentang ujian tadi dan sampai di suatu
peristiwa blok B menutup pintu kastil mereka dimana di dalam kastil itu
terdapat sang pangeran jenius yang sedang terperangkap Oh GOD !! apa yang
mereka lakukan !, mereka mengajak sang pangeran foto – foto dan itu membuat
salah satu putri dari blok A sedihhh dan rasanya mau nangis ditempat itu !!
tapi putri – putri yang lain dengan cepat membawa sang putri yang sedang bersedih
melihat sang pangeran pergi dari tempat itu. Bagi sang putri kejadian itu tidak
akan dia lupakan sampai kapanpun, dia bertekad akan bisa berpoto juga sama sang
pangeran jenius lihat saja nanti. Eh iya sampe lupa dibulan ini juga aku dan
tiga wanita pe’ak atau sering dikenal dengan nama wonder women sosialita ikut
lomba tari tingkat daerah dan menang sebagai runner up 2 horayyy, walaupun
waktu ikut lomba kami izin di ujian akhir semester hari pertama.
Juli dan Agustus bulan yang tidak ada kegiatan karena ini bulan panjang
untuk tidak kuliah, jadi nggak terlalu banyak cerita yang istimewa walaupun ada
sih tapi aku lupa hehe. Dan sekitar antara bulan ini juga nilai semester dua
kami keluar, masih bagus kok walaupun tidak sebagus semester satu kemarin nilai
yang aku punya tapi harus tetap bersyukur.
September awal sih masih libur karena adek – adek yang masih harus ospek,
tapi sebelum kuliah aku masih tetap ke kampus, biasa putri yang sibuk, sibuk
ngurusin promosi jurnalistik buat adek – adeknya. Di bulan ini juga aku ketemu
kurcaci kecil yang mirip sekali sama pangeran jenius, aduhh jadi kengen hehe,
dan ternyata dia ikut jurnalistik yesss. Tapi dia itu kurcaci yang cuek dan
acuh tak acuh sama aku sampe sekarang, walaupun terkadang dia suka bersikap
manis kok, kadang sihh. Dan ada lagi satu kurcaci yang coba mendekatkan diri
sama putri salju ealahh. Dia coba mendekati kurang lebih satu bulan sampai
bulan Oktober, kurcaci satu ini selalu bersikap manis sama putri salju
perhatian kalo lagi di dunia maya, coba di dunia nyata manggil aja nggak, dan
disitu yang membuat putri salju ragu akan semua kata indahnya. Putri salju cuma
mau pembuktian karena dia sudah lelah dengan kata – kata manis dari semua para
pria. Dan di bulan ini juga 78 hari itu ulang tahun.
November sebagai jadwal bulan untuk ujian tengah semester tiga, aku
bertekad untuk memperbaiki nilai menjadi lebih baik dari semester satu dan dua
kemarin, beberapa minggu berselang nilai uts pun keluar dan hasilnya cukup
memuaskan bagai aku, terimakasih tuhan semoga ini awal yang baik untuk
mendapatkan nilai akhir semester tiga ini.
Desember ceria, sempat aku berpikir desember akan menjadi bulan paling ceria
seperti desember – desember yang lalu. Di bulan ini tiga putri dari anggota
wonder women sosialita bertambah umur termasuk aku diantara tiga ini. Banyak air
mata terbuang di bulan ini, entah kenapa harus terjadi di bulan desember,
walaupun diantara air mata itu, ada juga kegembiraan yang ada. Kejutan dari
sahabat – sahabat masih ada di bulan desember, ditambah lagi kejutan dari
kaprodi jurusan itu nggak disangka bangett, walaupun telat sih tapi nggak apa
yang penting masih bulan desember. Yang paling tak terlupakan dan tak
terbayangkan kejutan dari wonder women sosialita, itu sueper trap gilaa. Penuh uraian
air mata, nggak kebayang kan sampai bisa segitunya, ditambah lagi kado dari
wonder women sosialita OMG !! gak bisa aku sebutkan.
Hufthufthufthuft selesai juga reviewnya, maaf ya kalo banyak cerita yang
loncat – loncat kayak kodok. Sebenernya masih banyak mau diceritain, apalagi
tentang sang pangeran jenius, tapi yasudahla cerita diatas merupakan salah satu
kejadian berkesan aku di tahun 2014 kemarin. Tulisan ini udah selesai saat
tahun 2015 awal, saat petasan tak terdengar lagi.Terimakasih buat semua kenangan yang ada ditahun 2014, aku nggak akan
membuang kenangan kemarin, bakal aku simpan sampai akhir hayat, dan berharap di
tahun 2015 ini aku menjadi pribadi yang lebih baik, dan berharap kejadian – kejadian baik selalu ada.
Tunggu cerita aku selanjutnya yaa....
Tunggu cerita aku selanjutnya yaa....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar